Pengunjung Bengkel Resmi Daihatsu Sempat Terjun Bebas di Awal PSBB

blesscar.co.id –

JAKARTA – PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengakui bahwa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan disejumlah wilayah di Indonesia membuat kunjungan bengkel menurun.

Namun, penurunan signifikan hanya terjadi pada awal pemberlakukan PSBB. Setelah menjalani PSBB beberapa hari, pelanggan mulai kembali memenuhi bengkel resmi meski tidak sebanyak ketika kondisi normal.

“Berdasarkan data yang kami kami miliki, penurunan besar hanya terjadi pada awal-awal PSBB. Ini mungkin karena orang takut. Kemudian semakin lama PSBB berlangsung, perlahan terjadi peningkatan kunjungan ke bengkel resmi,” ungkap Hendrayadi Lastiyoso, Marketing and CR Division Head AI-DSO.

Jumlah kendaraan yang dilayani di bengkel resmi Daihatsu pada Januari-Februari rata-rata mencapai 1.377 unit per hari atau 36 unit kendaraan per hari di setiap bengkel. Pada awal PSBB di tanggal 20-30 April 2020 jumlahnya menurun menjadi hanya 253 unit per hari atau 18% dari kondisi normal. Masing-masing bengkel hanya melayani 14 unit kendaraan perhari atau sekitar 39% dari kondisi normal.

Namun, jumlah tersebut meningkat pada tanggal 1-13 Mei 2020. Tercatat, bengkel resmi Daihatsu menerima 625 unit kendaraan atau 45% dari kondisi normal. Jumlah kendaraan harian yang dilayani mencapai 17 unit per hari di setiap bengkel atau naik menjadi 47% dibanding kondisi normal.

Demikian pula Layanan Daihatsu Mobile Service. Saat kondisi normaldi Januari-Februari, fasilitas ini dapat melayani 119 unit kendaraan per hari. Masing-masing armada mampu melayani sekitar 3 unit kendaraan per hari.

Pada tanggal 20-30 April 2020, layanan DMS hanya melayani 61 kendaraan per hari atau setara 51% dari kondisi normal. Ini setara dengan masing-masing armada melayani dua unit kendaraan per hari atau 65% dari masa normal. Namun, saat PSBB 1-13 Mei, jumlah tersebut tidak berubah.

Tetap dibukanya layanan bengkel bukan tanpa sebab. Daihatsu melihat bahwa banyak kendaraan yang memerlukan bantuan darurat selama PSBB dilangsungkan. Untuk itu, pelayanan bengkel harus tetap dibuka untuk melayani mereka.

“Bengkel siaga tetap beroperasi bukan untuk komersil, tapi untuk kebutuhan darurat. Mereka banyak kebutuhan mendesak karena itu kami buka layanan untuk yang sifatnya seperti itu,” tambahnya kemudian.

Daihatsu pun menegaskan bahwa bengkel yang tetap beroperasi telah mendapatkan ijin khusus dari Kementerian Perindustrian. Selain itu, jumlah tenaga kerjanya pun dibatasi hingga minimal dan lebih mendahulukan pelanggan dalam kondisi darurat serta telah melakukan booking. [Adi/Ari]

Mobil123